Games Learn French Vocabulary: Belajar Bahasa Perancis dengan Cara Menyenangkan

by | Jul 13, 2018 | Keluarga Multimedia, KuliahBunsay, Literasi Gawai, Review, Tantangan 10 Hari, Tips Bagus | 16 comments

Sudah 16 tahun saya lulus dari kuliah Pendidikan Bahasa Perancis. Sudah belasan tahun pua saya menikmati hasil belajar. Ini adalah tahun ke 21 saya mengenal dan akrab dengan bahasa ini. Dan meski tidak menggunakannya untuk modal bekerja, namun insyaAllah bahasa Perancis saya masih lancar dan bisa menjadi guide kembali. Saya masih tetap belajar dan praktik bahasa Perancis melalui Chanel Youtube dan permainan Learn French Vocabulary.

Banyak orangtua yang cemas melihat anak-anak bermain games online. Padaha, bermain adalah salah satu job description anak, dan games online merupakan salah satu medianya. Saya termasuk orangtua yang sering mencereweti anak saat mereka keasyikan bermain games online, namun saya juga yang mengenalkan mereka dengan beberapa games online untuk belajar. Belajar bahasa Prancis adalah salah satunya. Dan inilah salah satunya.
Games Learn French Vocabulary memiliki beberapa bahasa yang aplikasinya harus diunduh secara terpisah. Anak-anak paling suka Learn English Vocabulary, saya suka yang bahasa Prancis. Saat ini saya mencoba-coba bahasa Belanda, meskipun tak bisa fokus dan sulit benar menghapal. Mungkin memang perlu memfokuskan belajar bahasa Belanda dengan Meneer Daniel di Karimunjawa Minggu depan. Tapi saya harus pandai-pandai membagi waktu di sana. Hmm…. Kita lihat saja nanti.

Learn French Vocabulary memiliki 6000 kata yang bisa dihapalkan. Ada beberapa tugas yang harus diselesaikan, dan semua tugas tersebut cukup menyenangkan. Pertama ita dikenalkan pada kosa kata, lalu meningkat terus sampai pada listening & writing atau dengar & tulis. Jika satu tema selesai, akan ada tugas akhir berupa resume semua kosa kata dalam satu tema. Tugas ini membuat otak kita melakukan penguatan dan tak mudah lupa.
Di antara Destin dan Binbin, tampak sekali bahwa anak yang sangat berminat belajar bahasa adalah Binbin. Dia senang belajar bahasa Prancis. Destin, si kakak, hanya mau bahasa Inggris. Saya tidak membatasi mereka suka A atau B karena bakat dan minat. Bisa saja karena tugas sekolah Destin lebih erat dan bahasa Inggris lebih dekat dengan pelajaran sekolahnya. Binbin masih SD dan hidupnya masih berada di antara dunia sekolah dan bermain. Maka, ia lebih terbuka pada bahasa baru.

Bermain games ini, saya anggap sebagai having fun berbonus pengenaan bahasa Prancis pada keluarga. Keluarga kami memang agak dekat dengan bahasa ini karena sebagai salah satu francophone, saya bekerja di antara keluarga dan pembeli-pembeli mebel dari Prancis. Mereka datang ke rumah, karena rumah kami juga (dulu) berfungsi sebagai workshop. Ketika kami memutuskan melipir ke desa yang makin jauh dari hingar-bingar permebelan, bahasa ini masih saya pertahankan sampai sekarang. Semoga suatu saat anak-anak ada yang berminat menguasai bahasa ini juga, sehingga saya punya teman parler français.