#ThinkCreative: Jangan Kesal Jika Anak Mengotori Rumah

by | Mar 23, 2018 | IIP, KuliahBunsay, Level 9, Ortu Sersan, Tantangan 10 Hari, Think Creative | 1 comment

Bunda…. Sehari membersihkan rumah berapa kali? Hihihi….

Kalau menuruti hati, bisa berkali-kali ya. Apalagi jika anaknya rajin bermain atau melakukan eksperimen. Tapi saya percaya bahwa di antara kekotoran yang dibuat anak, ada kreativitas di situ. Jadi, ubah pola pikir dulu. #ThinkCreative: Jangan kesal jika anak mengotori rumah.

Oh ya, ada artikel bagus unutk #ThinkCreative di Ubah Pola Pikir Ubah Dunia. Monggo ramaikan.

Namanya anak-anak, rasanya sulit untuk marah pada mereka. ya, kan Bund? mereka ahli sekali dalam memberantakin rumah. Ada saja tingkah laku mereka yang membuat hidup bundanya (dan ayah tentunya) menjadi seperti sedang menikmati permen Sacramento. Baru selesai membereskan satu sudut, sudut yang lain telah diberantakin.

Pasti pernah mengalami hal ini.

Sebelum masuk ke dalam konsep:

Ubah Pola Pikir, Ubah Dunia

Kita perlu melihat lebih jauh. Apa sih sebenarnya yang mereka lakukan?

Jangan malah marah-marah tak jelas. 
Lebih seringnya, anak menunjukkan kreativitas ketika bermain kotor. Bisa jadi juga, karena Bunda belum tuntas mengajarkan anak cara membersihkan mainan jika usai. Sudah? Berarti hanya perlu pembiasaan saja. Jangan menyerah jika masih beberapa puluh kali. Pembiasaan perlu penguatan. Bahasa kerennya KOMITMEN & KONSISTEN. Hehehehe

Jujur saja, dahulu saya termasuk ibu yang cerewet. Rasanya tak rela hasil bertapa (membersihkan rumah) menjadi sia-sia dalam waktu sekejab. Tapi itu dulu… Sudah hampir dua tahun ini saya jadi ibu yang lebih fun bagi anak. Karena sudah agak lancar menahan hati, makanya saya berani pakai #IbuBahagia sebagai hashtag utama. Hashtag lainnya adalah #RisingKids #RisingLeader. Yaa.. sebenarnya ini cara saya lebih jeli dan legowo melihat polah anak. Namanya manusia….. Kadang perlu jampi-jampi semangat.

Foto ini, saya ambil kurang dari satu jam setelah saya merapikan. Tiba-tiba jadi arena track mobil. Hahahaha….

Sebenarnya Binbin sudah meminta dibelikan track mobil kemarin. Rupanya ini permainan ter-happening minggu ini. Karena belum kami belikan, jadinya, beberapa tempat di rumah menjadi lahan baru bermain. Malam ini sudah pindah di sebelah printer. Hehehe… Baiknya sih, di sana, tempatnya lebih tersembunyi daripada sebelumnya. Lagi pula… Itu tempat buku-buku kesayangan saya… Huhuhu.

Ups… malam ini saya banyakan curhatnya ya. Padahal sih, ada rasa bersyukur juga, karena, anak kedua saya ini kreatif memakai bahan di sekitarnya. Semoga saja selalu begitu.

 

Tak perlu mainan mahal, Nang… Nanti kamu bosan. Bikin saja sendiri, seperti itu.

Wkwkwk… Emak ngiriters garis keras!

Semoga bisa menjadi pengingat kecil kala akan merasa kesal dengan anak, ya Bund.

Sebenarnya saya sangat ingin mengutip jargon sebuah produk sabun deterjen. Tapi entah bagaimana, tangan saya kelu. Hehehe. You know what I mean, lah, produk apa itu.

Iya… Berani kotor itu baik versi Rinso. 

Selamat beraktivitas, Ayah Bunda kesayangan!