3 Tahap Perkembangan Masyarakat menurut Auguste Comte

Manusia pada dasarnya adalah pembelajar sejati. Sekian persen dari manusia di seluruh dunia masih setia menjadi sang sejati dalam hal mengamati dan mempelajari apa yang jadi minatnya. Dari merekalah kita yang super sibuk ini bisa membaca hasil studi mereka. Termasuk studi tentang keluarga sebagai bagian dari masyarakat dan peradaban manusia. Contoh kecil saja, yang jadi topik hari ini yaitu 3 tahap perkembangan masyarakat menurut Auguste Comte.

Jenis studi yang menyenangkan bagi yang menyukainya. Dan ternyata studi tentang kondisi kehidupan dan perubahan sosial masyakat sudah dilakukan sejak awal masehi ketika manusia sudah mengenal tulisan, dan terus digali sehingga bisa dikatakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang dinamis. Karena tak habis-habis diteliti dan selalu berkembang sesuai tingkat rasionalitasnya.

Memang, setiap perkembangan masyarakat memiliki hubungan dengan ciri sesuai dengan kondisi kehidupan masing-masing, serta kehidupan keluarga-keluarganya. Setiap tahap perkembangan masyarakat ditandai oleh tingkat rasionalitasnya. Ini salah satu Catatan Susierna hari ini kala sedang asyik baca-baca tentang Sosiologi Keluarga.

Siapa Auguste Compte?

Auguste Comte adalah bapaknya sosiologi. okoh yang pertama menciptakan istilah sosiologi. Itulah mengapa ia mendapat julukan sebagai Bapak Sosiologi Dunia.

Nama panjangnya panjang sekali: Isidore Marie Auguste François Xavier Comte. Lahir di Montpellier – Perancis. Sebuah kota kecil di bagian barat daya dari negara Prancis. Sempat belajar di École Polytechnique Paris sebelum sekolah tersebut ditutup. Akhirnya ia belajar di sekolah kedokteran di kotanya sendiri.

Oh ya, ia lahir tanggal 19 Januari 1798 dan meninggal pada tanggal 5 September 1857)

Auguste Comte adalah seorang filsuf Prancis yang dikenal karena memperkenalkan bidang ilmu sosiologi serta aliran positivisme. Melalui prinsip positivisme, Comte membangun dasar yang digunakan oleh akademisi saat ini yaitu pengaplikasian metode ilmiah dalam ilmu sosial sebagai sarana dalam memperoleh kebenaran.

3 Tahap Perkembangan Masyarakat menurut A. Comte

Menurut Auguste Comte, ada tiga tahap perkembangan masyarakat jika dilihat dari tingkat (tahap) intelektualitasnya. Ia menyatakan bahwa tiap tahap merupakan perkembangan dari tahap sebelumnya. Tiga tahapan perkembangan itu adalah sebagai berikut.

  1. Tahap teologis yaitu tingkat pemikiran manusia yang menyebutkan bahwa semua benda di dunia ini mempunyai jiwa dan hal itu ditimbulkan oleh suatu kekuatan yang berada di atas atau di luar manusia.
  2. Tahap metafisis yaitu tahap di mana manusia menganggap bahwa setiap gejala sosial yang timbul terdapat kekuatan-kekuatan atau inti tertentu yang pada akhirnya dapat diungkapkan atau dijelaskan. Oleh karena terdapat kepercayaan bahwa setiap cita-cita terkait dengan suatu realitas (kenyataan), keinginan tertentu, namun untuk mengetahui lebih lanjut belum ada usaha ke arah penemuan hukum-hukum alam yang seragam (berpola).
  3. Tahap positif adalah tahap di mana manusia mulai berpikir secara rasional dan ilmiah.

3 tahap di atas disimpulkan dengan menggunakan unsur-unsur yang dipegang oleh manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Unsur tersebut berupa nilai, norma, peranan, lembaga, stratifikasi, dan struktur sosial. Dan karena ilmu sosiologi selalu berkembang, maka ia pun meneliti sosiologi dinamis di masyarakat yang berubah sesuai dengan perubahan/perkembangan yang terencana atau yang terarah oleh proses pembangunan.

Dasar pemikiran ini juga yang menjadi dasar dalam melihat perkembangan hidup keluarga. Pada masanya rintisan pemikiran Comte tersebut disambut hangat oleh masyarakat luas. Keadaan itu dapat dilihat dari tampilnya sejumlah ilmuwan besar di bidang sosiologi di Eropa. Mereka itu, antara lain Herbert Spencer, Emile Durkheim, George Simmel, dan Max Weber.

Tinggalkan komentar