Hadapi Masalahmu dengan Berani

Adakalanya kita terrjabak pada lingkungan yang tidak kita harapkan. Lingkungan yang mungkin menguras keberania, namun apa daya tak ada solusi untuk pindah. Tak ada jalan lain, selain hadapi masalahmu dengan berani.

Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi dilema semacam ini selain memutuskan menghadapinya? Ini memang opsi terbaik. Hanya butuh strategi saja, kan? Ehm… tak semudah itu Esmeranda. Ups, Catatan Susierna. Tapi juga tidak sesulit mendaki gunung.

Berkenalan dengan rasa takut

Kata “takut” ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI , 2007: 64). Artinya adalah perasaan tidak tentram, khawatir, dan gelisah. Sinonim kata takut adalah bergidik, bimbang, cabar (hati), cemas, ciut , cuak, curiga, empot-empotan , gamang, gelisah, gemang, gemetar, gentar, gerun, giris, hormat, jeri, kecil.

Bisa dikatakann rasa takut itu sesuatu yang wajar terjadi pada situasi tertentu. Misalnya takut mengalami kehilangan seseorang yang dicintai atau sekadar menonton film horor.

Ketakutan merupakan ganguan psikologi yang berisafat wajar dan dapat timbul kapan dan dimanapun. Setiap orang pasti pernah menggalami ketakutan dengan tingkat yang berbeda-beda. Ini juga bagian dari naluri alami manusia untuk bertahan hidup. Meski wajar, jika berlebihan bisa juga berdampak negatif.

Pemicu dari munculnya rasa ketakutan berlebihan adalah:

  1. Sedang dilanda stres yang berlebihan.
  2. Memiliki masalah yang masih belum terselesaikan.
  3. Tidak ada seseorang yang dapat diajak bertukar pikiran.

Keluarlah dari zona aman

Zona nyaman adalah keadaan saat segalanya terasa akrab dan mudah sehingga tidak mengalami banyak stres. Zona ini memberikan kepastian dan pengulangan sehingga cukup melenakan. Setiap orang memiliki zona nyaman dalam beberapa hal, dan itu dapat digunakan sebagai cara menghilangkan stres.

Kaitannya dengan perasaan takut adalah ketika seseorang dipaksa berada di suatu tempat, ia akan mencoba settle dengan kondisinya. Bahkan di lingkungan yang sangat menakutkan pun akan dapat membuat orang tersebut mencoba bertahan dengan menemukan satu kehangatan yang bernama zona aman.

Ketika memutuskan keluar dari zona nyaman, itu artinya kita sudah siap untuk menemukan potensi dan peluang yang menunggu untuk diraih. Itulah sebabnya penting sekali untuk menaklukkan ketakutan itu, dan mengambil risiko yang diperhitungkan.

Baiknya tetap fokus dan bertahan betapapun sulitnya nanti. Karena sukses jarang datang dengan mudah. Lebih sering berbentuk aneka kesulitan. Butuh hati, semangat, dan waktu. Pengalaman juga menjadi faktor penting.

Pengalaman orang lain bisa jadi pembelajaran yang baik. Bisa jadi fondasi. Belajar dari pengalaman orang benar-benar menguntungkan karena tak perlu menjalani, gratis, kadang disertai analisis hasilnya.

Jangan membenci

Jangan membenci keadaan atau diri sendiri. Karena jika kamu membenci dunia, maka dunia (mungkin) akan membencimu kembali. Ini yang dimaksud dengan Hukum Ketertarikan atau Law of Attractin.

Pasti tahu apa itu The Law Of Attraction. Apapun yang kita pikirkan, kita akan menarik hal tersebut ke dalam diri. Inti dari hukum ini terletak kepada apa yang kita pikirkan. entah itu baik ataukah itu buruk, akan kembali kepada kita. Menurut teori hukum ketertarikan, kita menciptakan realitas kita sendiri. Hal yang kita fokuskan adalah hal yang kita tarik ke dalam hidup kita sendiri. Dengan kata lain, filosofi ini menunjukkan bahwa apa yang kita yakini akan terjadi dalam hidup kita.

Ini juga disebut sebagai hukum tarik-menarik. Hukum ini menyatakan bahwa manusia mampu menarik hal-hal positif atau negatif menggunakan pikiran dan tindakan. Hal ini didasarkan pada teori yang menyatakan bahwa segala sesuatu terbentuk dari energi. Jadi, apabila kamu menyalurkan energi, energi yang sama akan kembali kepadamu.

Maka dari itu jangan membenci. Jangan menyebarkan perasaan buruk.

Saran untuk hadapi rasa takut

Sekal lagi, rasa takut itu nomal selama memang tidak berlebihan. Jika perasaan itu muncul, lakukan hal di bawah ini:

tips hadapi rasa takut

Mereka juga akan menjadi panduan Anda untuk memperbaiki diri.

  1. Belajarlah untuk mencintai situasi saat ini. Lihat semua sisi positif kehidupan. Menjadi antusias. Cintai dirimu, bosmu atau bahkan keluargamu. Berikan cinta untuk rekan kerja, keluarga, teman, dan bahkan orang asing yang kita temui di jalanan.
  2. Tidak ada yang tidak mungkin dengan kemauan yang kuat. Hanya saja, jangan terlalu jatuh cinta. Cintailah dengan sabar. Mencintai, tapi cobalah untuk berpegang pada kenyataan.
  3. Keseimbangan adalah kuncinya. Bermimpilah dan ambil beberapa tindakan positif untuk menggerakkan diri kita menuju tujuan. Ambil satu langkah pada satu waktu.
  4. Bersabarlah, namun tetap seantusias mungkin. Jangan terlalu terburu-buru sehingga bisa benar-benar lupa bagaimana menikmati hidup. Hargai hal-hal indah yang akan kita temui dalam perjalanan.
  5. Tetap rendah hati. Jangan mengkritik orang lain ketika melihat bahwa kita telah menjadi lebih sukses daripada mereka. Cobalah untuk membantu mereka. Suntikkan aura positif itu ke dalam kepribadian mereka. Ketika memberi, kita akan mendapatkan imbalan yang sama atau lebih besar.
  6. Jika sudah siap untuk memulai perjalanan, mulailah dengan keberanian dan keinginan untuk memperbaiki hidup. Bertahan dan jalani dengan ketekunan, antusiasme, dan pemikiran positif. Selesaikan dengan prestasi gemilang dan dengan keinginan untuk membantu orang lain sukses juga.

Ada banyak saran perbaikan diri lainnya yang akan didapatkan saat kita menjalani kehidupan sehari-hari. Ingatlah selalu kita tidak sendirian. Ada orang lain dalam situasi yang jauh lebih sulit.

Jika di suatu hari, kamu akhirnya akan mencapai apa yang selalu kamu dambakan. Tetapi ketika hari itu tiba, jangan memandang rendah orang-orang yang meremehkanmu. Maafkan dan lupakan.

Tinggalkan komentar