Kalsium untuk Ibu Hamil, Seberapa Penting?

Alangkah indahnya perasaan hamil itu. Aku masih ingat saat-saat indahnya. Ketika tiba-tiba segalanya menjadi penting dan perlu diperhatikan. Bahkan jumlah vitamin dan mineral pun diperhatikan. Di antaranya adalah kalsium. Sebenarnya, seberapa penting kalsium untuk ibu hamil?

kalsium untuk ibu hamil

Pertanyaan ini pernah aku ajukan pada diri sendiri lalu mencari tahu. Kebiasaan mencari informasi adalah kebiasaan bagus. Lebih bagus lagi jika bisa menyaring informasi dan memilih hanya yang benar.

Kali ini Catatan Susierna akan merangkum manfaat kalsium dan jenis makanan yang bisa dipilih agar nutrisi tercukupi. Termasuk jumlah kalsium yang harus dikonsumsi oleh ibu hamil.

Manfaat kalsium

Kalsium adalah mineral paling banyak dalam tubuh. Juga merupakan dan termasuk paling penting mineral yang sangat penting bagi tubuh manusia. Tumbuh membutuhkan kalsium untuk membentuk dan memperbaiki ini itu. Tak boleh kurang karena tubuh kita adalah pencuri kalsium dalam tulang yang ulung.\Tiap kali jumlah kalsium kurang, tulang akan secara sukarela melepas kalsium yang dimiliki. Itulah sebabnya dampak utama kurang kalsium adalah pengeroposan tulang.

Berikut fungsi kalsium

  • Membentuk dan memperbaiki tulang dan gigi,
  • Membantu fungsi saraf,
  • Melancarkan kontraksi otot,
  • Membantu sirkulasi darah
  • Membantu jantung dengan baik.
  • Membantu kelancaran pergerakan darah
  • Membantu pelepasan hormon dan enzim yang mempengaruhi hampir setiap fungsi dalam tubuh manusia.

Apa manfaat kalsium untuk janin?

Janin di dalam kandungan selalu membutuhkan kalsium. Kalsium tersebut digunakan untuk pembentukan tulang dan otot yang kuat. Tak hanya itu, kalsium penting untuk menjaga detak jantung selalu stabil dan saraf berfungsi sempurna. Tugas mahapenting ini membutuhkan peran aktif sang ibu hamil untuk mencukupinya.

Kalsium yang sangat penting ini cukup mudah ditemukan di bahan makanan sehari-hari. Contoh sederhananya adalah susu, produk olahan dari susu, sayuran hijau, dann sarden. Ikan salmon juga kaya akan kalsium namun lebih sulit ditemukan oleh orang kebanyakan.

Kebutuhan janin akan kalsium cukup besar. Jika kebutuhan normal harian adalah 1000 mg, saat hamil kebutuhan kalsium menjadi 1300 mg.

Penambahan jumlah kalsium dimaksudkan untuk mencukupi kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan janin, juga untuk menjaga kepadatan tulang ibunya, sehingga tidak mudah rapuh. Kalsium juga bisa mencegah ibu menyusui mengalami osteopenia, yaitu kondisi pengeroposan tulang sebelum masuk fase osteoporosis.

Apa yang terjadi apabila seseorang sejak lahir kekurangan kalsium? Pernahkah bertanya tentang itu?

Kekurangan kalsium dan vitamin D pada saat masih janin dan saat masih anak-anak bisa menyebabkan terjadinya rakitis. Penyakit ini ditandai dengan tekstur tulang yang lunak dan rapuh. Kondisi ini juga membuat pertumbuhan anak menjadi terhambat. Biasanya bayi atau anak jadi mudah rewel karena terjadinya nyeri atau kelemahan otot.

Ada satu mitos yang perlu diklarifikasi terkait pengeroposan gigi gara-gara hamil. Menurut penelitian, selama kehamilan janin tidak mengambil kalsium dari gigi ibu yang mengandungnya. Hanya mengambil dari tulang. Pengambilan ini bersifat otomatis karena tubuh selalu berusaha untuk menyeimbangkan kebutuhan nutrisi tubuh.

Tanda ibu hamil kekurangan kalsium

Meski penting namun ibu hamil masih banyak yang tidak memberinya prioritas. Kadang malah sama sekali diabaikan.

“Makan ya makan aja, pikir ibu hamil yang memang punya banyak masalah dengan kenyamanan. Bisa dimaklumi, karena kondisi hamil memang merupakan kondisi khusus. Seluruh bagian dari tubuh bekerja sama melakukan perubahan. Bahkan hormon pun bisa mempengaruhi kenyamanan ibu hamil.

Berikut ini merupakan gejala kekurangan kalsium di masa kehamilan:

  • Mudah mengalami kelelahan, sehingga sering mengalami perubahan mood
  • Penurunan daya ingat dan menjadi mudah lupa
  • Meningkatkan risiko osteoporosis di masa kehamilan
  • Munculnya kondisi kesemutan di beberapa bagian tubuh.
  • Sering mengalami kram di daerah kaki dan perut.

Semoga artikel ini bermanfaat ya…. selamat menjadi ibu hamil yang sehat dan bahagia.

Tinggalkan komentar