Perlukah Rekening Tabungan Pendidikan?

Dana pendidikan anak terus menerus mengalami inflasi. Kenaikannya cukup signifikan. Bisa mencapai 10% per tahun untuk kampus impian. Terutama yang swasta. Kenaikan sekolah negeri sedikit di bawah angka itu.

Coba bayangkan berapa uang sekolah anak di jenjang tertentu saat ini yang akan ditempuh anak kita 10 tahun mendatang. Kenaikannya luar biasa, kan? Inilah sebabnya perlu perencanaan keuangan, terkhusus rekening tabungan pendidikan.

Pendanaan pendidikan anak

Ketika tiba waktunya anak memasuki jenjang pendidikan perguruan tinggi, pembiayaan adalah salah satu pertimbangan terpenting. Namun pada umumnya hal ini malah menjadi salah satu pertimbangan terakhir yang dibuat, jika berkenaan dengan pendidikan anak-anak. Benar, tidak?

Kita yang sudah jadi orangtua, sesungguhnya berhutang kepada anak dan diri Anda sendiri untuk memberikan pendidikan tertinggi yang dapat ditempuh. Ini perlu perencanaan matang. Terutama yang berkaitan dengan biaya pendidikannya. Untungnya, ada beberapa cara hebat yang bisa Anda lakukan.

Yang paling umum adalah memulai dengan membuka rekening tabungan pendidikan untuk anak.

Tabungan pendidikan

Tabungan pendidikan adalah produk simpanan di bank yang dikelola dan dipersiapkan untuk membiayai pendidikan anak. Baiknya mulai dari TK, SD, hingga jenjang universitas di masa depan.

Meskipun tabungan pendidikan merupakan salah satu produk yang dikeluarkan oleh bank, namun para orang tua bisa dengan bebas memilih uang bulanan sesuai kemampuan. Pilihan jumlah uangnya dipilih sejak awal. Jadi perliu mempertimbangkan jumlah setoran minimal yang harus ditabung agar jumlahnya kelak dapat memenuhi.
Tujuan dari memiliki tabungan pendidikan adalah untuk memastikan anak mendapatkan kualitas pendidikan yang bagus di masa depan. Salah satu manfaatnya adalah untuk mengantisipasi andai terjadi kesulitan ekonomi di masa depan sehingga tidak bisa membiayai pendidikan anak.

Dengan adanya tabungan pendidikan, dana yang terkumpul nantinya bisa dicairkan untuk digunakan membayar biaya sekolah anak.

Inflasi pendidikan

Mengutip dari catatan Republika.co.id, setidaknya dalam 10 tahun ke depan, biaya sekolah anak dari TK sampai tingkat sarjana mencapai Rp 1,2 miliar. Angka ini didapatkan dengan perkiraan inflasi pendidikan mencapai 10 -15% per tahun. Kenaikan biaya pendidikan sebesar ini umumnya terjadi untuk sekolah swasta dengan segmen menengah ke atas.

Meski tak berencana memasukkan anak ke sekolah swasta terbaik, namun orangtua tetap harus membuat perencanaan keuangan untuk anak. Karena inflasi pendidikan adalah sesuatu yang pasti terjadi. Bahkan sekolah di daerah pinggiran pun setiap tahun ada kenaikan.

tabungan rencana pendidikan

Tabungan pendidikan atau asuransi pendidikan?

Tabungan pendidikan pada umumnya memiliki bunga di kisaran angka tiga hingga enam persen per tahun. Jumlah ini masih bisa digunakan untuk sasaran sekolah atau universitas negeri. Setidaknya sebagaian besar beban sudah terangkat.

Beda dengan asuransi pendidikan. Asuransi mengalokasikan dana dalam berbentuk investasi. Ini membuat bunga yang didapat bisa berkisar 15 – 23 persen per tahun. Asuransi menjadi pilihan bagus jika ingin anak sekolah di tempat terbaik.

Apa saja biaya pendidikan anak?

Biaya pendidikan bukan hanya uang sekolah. Lebih jauh, ini juga menyangkut buku, uang sekolah, biaya, perlengkapan, ruang kuliah dan biaya hidup anak. Biaya hidup anak bisa dibagi lagi lebih banyak karena berkaitan dengan kehidupan anak saat ia belajar mandiri di perguruan tinggi. Jumlahnya besar sekali.

Makanya, langkan waktu dari sekarang sekarang untuk memastikan masa depan anak-anak. Untuk pendidikannya. Lebih baik membuat rekening tabungan pendidikan.

Tinggalkan komentar